Dari Cuek Menjadi Tahu

Sesuai pengalaman guru TK Yos Sudarso dan TK Filial Yos Sudarso, Lukmina Simbolon, S.Pd. (53) proses pembelajaran berani ada sisi positif dan negatifnya. Menurut Lukmina, dalam proses belajar yang berani ini anak-anak menjadi kurang bahkan tidak mandiri, karena selalu didampingi orangtuanya. Dalam pembelajaran, guru pun tidak dapat melihat fokus anak ketika memberi tugas, seperti memegang pensil secara benar atau belum. Kalau pembelajaran tatap muka, guru bisa mengajarkan cara memegang pensil yang benar. Dalam pembuatan tugas, anak bisa lebih banyak mengandalkan atau meminta tolong tolong orangtuanya. Kalau di sekolah, guru bisa menuntut anak mandiri.

Dalam pembelajaran online , guru mengupayakan proses belajar mengajarnya seperti tatap muka, diawali dengan berdoa dan bernyanyi bersama. Dalam pembelajaran diselingi dengan olahraga, dan menyanyi dan berbagi waktu . Dalam pembelajaran online   juga demikian. Tujuannya mengikuti anak tidak jenuh dan tetap senang bersekolah meskipun dari rumah. Dalam pembelajaran tatap muka, orangtua tidak sesusah pembelajaran online , karena guru menjadi orangtua kedua di sekolah.

Untuk melancarkan proses pembelajaran daring, lanjut Lukmina, sekolah dan orangtua bersosialisasi. Pihak sekolah menyampaikan cara pembelajaran selama pandemi ini. Ada form yang disediakan sekolah diisi para orangtua seperti jadwal pembelajaran dengan memakai aplikasi zoom. Pilihan jadwalnya pagi dan siang. Dengan pilihan jadwal itu orangtua bisa membagi waktunya  antara pekerjaan dan mendampingi anaknya sekolah daring.

Dalam pembelajaran daring, anak-anak harus didampingi orangtua. Dalam zoom meeting guru menjelaskan materi pembelajaran dan intruksi tugas kepada anak, sekaligus kepada orangtuanya.  Usai proses pembelajaran dengan guru, orangtualah yang menjadi guru bagi anaknya.

Menurut warga Rayon Santo Bartolomeus, Stasi Ambrosius Tabing, Paroki St. Fransiskus Assisi Padang ini proses belajar mengajar selama pandemi ini pun ada suka-dukanya. Karena senang mengajar dan sayang kepada anak-anak, meki rumit dan membebani, yaa dinikmati saja. Sisi positifnya, guru mendapatkan pengetahuan dan pengalaman menggunakan aplikasi zoom, whatsapp, dan aplikasi-aplikasi lain yang dulu kurang dipedulikan. Dukanya kalau Jaringan internet TIDAK Bagus, paket data yang Habis, Waktu Banyak tersita KARENA Harus Mengajar doa sift .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *