Berkat Dukungan Keluarga

Meski berbekal pendidikan menengah pertama di SMP Madya Wiyata, Kudap (1989) – kini menjadi SMP negeri – dan tidak punya pengalaman memimpin organisasi atau organisasi, Fransiskus Mulyadi (45) menerima kepercayaan warga Stasi Kudap, Paroki St. Transiskus Xaverius-Dumai, Riau. Bahkan sampai tiga periode. Stasi Kudap terletak di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Stasi ini asyik sebagai 14 keluarga (60-an jiwa) berfungsi sebagai nelayan, buruh, dan sebagian kecil guru. “Saya meneladan almarhum Pastor Ferarro Pasquale, SX yang datang dari tempat jauh untuk melayani umat,” ujarnya.
Tahun 2013, untuk pertama kalinya ayah dua putera dan satu puteri ini terpilih sebagai ketua stasi hingga dua periode.Setelah dua periode kepemimpinannya berakhir, terpilih sebagai ketua baru. Karena tidak mendapatkan dukungan keluarganya, ketua baru mengundurkan diri. Saat diadakan pemilihan ulang, tidak ada umat yang bersedia sebagai ketua. Karena situasi, pendeta paroki membuat “kepemimpinan” kepemimpinannya ke periode ketiga.
Suami Margaretha Ling Ling (35) ini teringat pada peristiwa yang nyaris sama yang diperlihatkan, ditulis oleh almarhum Paulus Salim yang menjadi ketua stasi hampir tiga puluhan tahun. Lelaki kelahiran Kudap, 21 September 1975 ini berharap ada regenerasi dan pergantian ketua stasi dengan ‘wajah baru’. Adi berkisah, ayah dan keluarga sebagian besar adalah Suku Akit pertama yang menjadi Katolik di Kudap.P. Guido Paolucci, SX yang membaptis mereka pada tahun 1982. “Saya ingin tetap menjadi pemimpin. Saya jalani semua dengan hati terbuka, senang, dan segenap kemampuan yang ada. Saya bersyukur istri dan anak-anak mendukung, “katanya.
Adi menambahkan, selama dua periode menjadi ketua stasi, duka yang paling dirasakannya adalah dukungan umat. Adi prihatin umat stasi kurang menghitung dalam aktivitas stasi dan kehidupan menggereja. Ada kesan, warga merasa penting aktif di gereja, dengan berbagai alasan, antara lain tidak ada waktu karena mencari nafkah, ”ucapnya. (hrd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *