Category Archives: Renjana Sabda

KETAATAN MENDATANGKAN KESELAMATAN

Pesta Pembaptisan Yesus (10 Januari 2021)

Ya 55: 1-11; Mzm Ya. 12: 2-3,4bcd, 5-6;

1Yoh. 5: 1-9; Mrk 1: 7-11.

Bacaan pertama mengisahkan Allah yang telah menyatakan janji-Nya. Mereka yang berpaling dan menantikan keselamatan keselamatan tidak akan dikecewakan. Apa yang Allah janjikan dalam firman-Nya? Pertama,  firman-Nya adalah makanan dan minuman bagi jiwa, yang diberikan-Nya sebagai anugerah. Jangan mencari alternatif apapun untuk memuaskan dahaga rohani. Dia sendiri sudah menetapkan hamba-Nya.

Kedua , ketika Allah berfirman, juga menyatakan diri-Nya. Ia hadir di tengah manusia. Itu mencari, mencari Tuhan adalah mencari firman-Nya. Ketiga , firman-Nya, jauh melebihi akal akal. Dia adalah Allah yang tidak terbatas, firman-Nya juga tidak terbatas. Namun kehendak-Nya dan yang Dia firmankan adalah untuk manusia.

KETAATAN YANG MENDATANGKAN KESELAMATAN

Hari Minggu Biasa II (17 Januari 2021)

1 Sam. 3:3b-10,19; Mzm 40:2,4ab,7-8a,8b-9,10;

1Kor. 6:13c-15a,17-20; Yoh.1:35-42.

Berbicara tentang pewartaan Sabda Allah, ada dua kata yang saling berkaitan dengan sebagai pewarta Sabda Allah,  yakni:  setia dan panggilan. Dua kata ini saling terkait. Artinya tidak cukup hanya menjawabi panggilan Tuhan,  tetapi harus setia dalam panggilan Tuhan ini.  Jawaban saja tidak cukup, tetapi harus setia.  Menjadi imam, biarawan-biarawati atau pewarta Sabda Allah bukanlah tujuan akhir, tetapi cara untuk mencapai tujuan sebenarnya yaitu mencapai kekudusan hidup.  Bacaan-bacaan Kitab Suci hari ini membantu kita untuk memfokuskan perhatian pada Yesus yang datang ke dunia untuk menyelamatkan  manusia. Tuhan setia kepada manusia dan terus mengasihi,  maka kita pun haruslah setia kepada-Nya. Bersama Tuhan manusia bisa setia memberi diri, mengabdi dan melayani-Nya.